Pantauan di lokasi pukul 22.30 WIB, Jumat (4/11/2016), setidaknya ada 2.000 massa yang kini sudah berada di depan DPR. Para pendemo ini memakai atribut Front Pembela Islam (FPI).
Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom |
Saat ini orasi belum dilakukan, namun ada satu atau dua orang dari pendemo yang berteriak. Mereka meminta agar polisi tidak menembakkan gas air mata seperti saat di Istana Negara. Polisi menembakkan gas air mata untuk menghalau massa yang rusuh.
"Tidak boleh ada tembakan gas air mata, kita aksi damai, tidak boleh ada senjata," ujar salah satu massa pendemo.
Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom |
Kendaraan di Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR tak ada yang melintas di jalan arteri. Beberapa kendaraan diarahkan untuk menggunakan jalur Busway.
Massa sendiri banyak yang duduk-duduk di depan gerbang DPR. Sebagian berdiri dan beberapa terdengar meneriakkan takbir.
Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom |
Para aparat menjaga ketat Gedung DPR dengan tameng. Polisi berada di belakang gerbang yang ditutup, sementara prajurit Marinir berjaga di sekeliling pagar DPR. (elz/kha)












































Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom
Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom
Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom