Para pendemo yang mendatangi posko prajurit Kodam Jaya mengalami luka-luka akibat bentrokan. Posko yang awalnya merupakan posko pengamanan beralih fungsi menjadi posko kesehatan.
"Setidaknya ada 5 pendemo yang terluka dan dirawat di Posko Kodam. Mereka dehidrasi, kehausan minta minum, lecet-lecet dan lemas," ungkap Kapendam Jaya Kolonel Inf Heri Prakosa kepada detikcom, Jumat (4/11/2016).
Banyak juga dari pendemo yang datang mengeluhkan mata perih akibat gas air mata. Namun salah satu korban akhirnya dibawa prajurit TNI ke RSPAD karena lukanya cukup parah.
Foto: Korban luka TNI/ ist |
"Sobek di hidung, mau dijahit maka dibawa ke RSPAS. Atas nama Arya Dewanto, mahasiswa FAI, Universitas Aisyiah Pondok Gede," jelasnya.
Bukan hanya meminta pertolongan kesehatan, beberapa pendemo juga datang ke Posko KodamJ Jaya untuk meminta bantuan lain. Mereka mencari colokan untuk mengisi baterai handphone yang habis.
"Ada juga yang numpang telepon keluarga karena baterai HP nya habis," tutup Heri. (elz/bag)












































Foto: Korban luka TNI/ ist