Massa yang berada di Masjid Istiqlal awalnya sudah kondusif. Namun setelah salat Isya, Jumat (4/11/2016) malam, mereka mendengar suara tembakan.
Suara tersebut berasal dari letusan gas air mata yang ditembakkan polisi untuk menghalau ricuh massa. Beberapa mendengar teriakan 'Kyai kita diserang' sehingga massa yang awalnya sudah akan pulang lalu kembali berjalan ke Istana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka kini sudah berada tak jauh dari Istana. Beberapa tampak berlari sambil meneriakkan takbir.
"Allahuakbar. Allahuakbar," teriak massa sambil berlari-lari.
Seperti diketahui, ricuh antara massa dengan polisi pecah setelah waktu demo habis. Titik kericuhan ada di depan Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, dan akses jalan dari arah Jalan Majapahit.
Sesama massa juga sempat terlibat keributan. Massa FPI mencoba menghalau massa HMI yang menyerang polisi. (elz/fjp)











































