Setidaknya ada tiga anak yang berdiri di balik kawat berduri dan beton pembatas di seberang Istana Negara, Jl Medan Merdeka Barat yang dekat dengan Monumen Nasional, Jumat (4/11/2016). Usia mereka diperkirakan baru belasan tahun dan dua diantaranya membawa bendera merah putih.
"Dari Olimo, Jakarta Barat," sahut bocah berkepala plontos itu lalu pergi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mau demo Ahok, dia menistakan Al-quran", kata salah satu anak.
Foto: Mei Amelia |
Salah satu anak mengaku mereka diliburkan oleh guru mereka. Bahkan mereka mengaku diimbau untuk ikut demo.
"Disuruh guru, diliburkan," jawab bocah berpeci itu saat ditanya alasan ikut demo.
Foto: Mei Amelia |
Sebelumnya polisi sudah mengimbau massa untuk tidak melibatkan anak-anak dalam aksi . Bahkan KPAI juga sudah memberikan imbauan serupa. Koordinator lapangan GNPF-MUI, Munarman mengatakan pihaknya juga menginstruksikan kepada massa untuk tidak mengajak anak-anak.
"Kita memang enggak mengajak anak-anak," kata Munarman yang juga Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) itu saat dihubungi detikcom, Kamis (3/11/2016).
Foto: Mei Amelia |











































Foto: Mei Amelia
Foto: Mei Amelia
Foto: Mei Amelia