Bocah dan Para Remaja Ini Ikut Demo 4 November di Depan Istana

Demo 4 November

Bocah dan Para Remaja Ini Ikut Demo 4 November di Depan Istana

Danu Damarjati, Mei Amelia - detikNews
Jumat, 04 Nov 2016 13:00 WIB
Bocah dan Para Remaja Ini Ikut Demo 4 November di Depan Istana
Foto: Danu Damarjati
Jakarta - Meski sudah dilarang oleh polisi dan KPAI, rupanya masih ada saja bocah dan remaja yang ikut dalam aksi demo dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka juga ikut memakai baju koko putih dan berbaur dengan massa pendemo.

Setidaknya ada tiga anak yang berdiri di balik kawat berduri dan beton pembatas di seberang Istana Negara, Jl Medan Merdeka Barat yang dekat dengan Monumen Nasional, Jumat (4/11/2016). Usia mereka diperkirakan baru belasan tahun dan dua diantaranya membawa bendera merah putih.

"Dari Olimo, Jakarta Barat," sahut bocah berkepala plontos itu lalu pergi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu di sisi yang lain ada juga tiga anak yang memakai baju putih. Bedanya kepala mereka tidak plontos dan memakai peci.

"Mau demo Ahok, dia menistakan Al-quran", kata salah satu anak.

 Bocah dan Para Remaja Ini Ikut Demo 4 November di Depan IstanaFoto: Mei Amelia


Salah satu anak mengaku mereka diliburkan oleh guru mereka. Bahkan mereka mengaku diimbau untuk ikut demo.

"Disuruh guru, diliburkan," jawab bocah berpeci itu saat ditanya alasan ikut demo.

 Bocah dan Para Remaja Ini Ikut Demo 4 November di Depan IstanaFoto: Mei Amelia


Sebelumnya polisi sudah mengimbau massa untuk tidak melibatkan anak-anak dalam aksi . Bahkan KPAI juga sudah memberikan imbauan serupa. Koordinator lapangan GNPF-MUI, Munarman mengatakan pihaknya juga menginstruksikan kepada massa untuk tidak mengajak anak-anak.

"Kita memang enggak mengajak anak-anak," kata Munarman yang juga Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) itu saat dihubungi detikcom, Kamis (3/11/2016).

 Bocah dan Para Remaja Ini Ikut Demo 4 November di Depan IstanaFoto: Mei Amelia
(ams/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini