Massa Berpakaian Loreng dan Berbendera Hitam Tiba di Depan Istana

Demo 4 November

Massa Berpakaian Loreng dan Berbendera Hitam Tiba di Depan Istana

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 04 Nov 2016 12:37 WIB
Massa Berpakaian Loreng dan Berbendera Hitam Tiba di Depan Istana
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Puluhan orang berpakaian loreng dan membawa bendera warna hitam tiba di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Mereka menamakan diri Laskar Mujahiddin.

Pantauan detikcom pukul 12.00 WIB, Jumat (4/11/2016), puluhan orang yang tergabung dalam Laskar Mujahiddin itu berkumpul di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Beberapa orang di antaranya terlihat mengenakan pakaian loreng warna abu-abu. Ada juga yang berpakaian serba hitam dan mengenakan penutup muka serta ikat kepala.
Massa Berpakaian Loreng dan Berbendera Hitam Tiba di Depan IstanaFoto: Mei Amelia/detikcom

Di antara kerumuman itu, terlihat ada yang membawa bendera warna hitam dengan gambar tulisan Arab dan sebilah pedang. Di bawa gambar pedang itu tertulis Laskar Mujahiddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka kemudian berbaris dan membuat barikade sambil berangkulan tangan.

Di antara kumpulan orang berpakaian serba hitam itu, ada juga sekumpulan orang yang berpakaian serba putih. Mereka juga terlihat membawa bendera warna putih dengan tulisan Arab.

Selain bendera, terlihat juga ada yang membawa banner kecil dengan berbagai tulisan. Di antaranya, 'Ahok is an Enemy of Islam', 'Alquran has been humiliated. We want justice'.
Massa Berpakaian Loreng dan Berbendera Hitam Tiba di Depan IstanaFoto: Mei Amelia/detikcom

Ada juga yang membawa spanduk panjang bertuliskan 'Tangkap, adili dan penjarakan Ahok. Evaluasi rezim Jokowi-JK. Kembali ke UUD 45'.

Pantauan detikcom, pengamaman di sekitar Istana Merdeka sendiri kini lebih diperketat. Sebelumnya barikade pengamanan dipasang radius 200 meter dari pagar Istana.

Kini, sudah dipasang dua lapis barrier kawat berduri yang dipasang sepanjang 300 meter. Sehingga tidak ada celah bagi massa untuk mendekat ke Istana.

(mei/jor)


Berita Terkait