Tito mengatakan, jika para pendemo menginap di sekitar kawasan Gedung DPR, maka akan menyusahkan masyarakat lainnya.
"Kita tidak mengharapkan rekan-rekan yang berdemo untuk menginap di sekitar DPR, karena itu juga akan mengganggu masyarakat. Kasihan mereka. Di samping itu juga tidak ada manfaatnya," kata Tito di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito mengatakan, dirinya paham terkait permintaan penegasan hukum ke Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Untuk itu dia menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok itu.
"Saya paham akan ada permintaan untuk penegasan masalah proses hukum. Itu kan sudah kita jalankan. Saat ini sudah cukup banyak saksi, antara lain saksi saudara Habib Rizieq juga sudah kita dengar, dari jam 13.00 WIB, sampai jam 20.00 WIB," kata Tito.
"Hari Senin nanti kita juga akan dengar pemeriksaan dari saudara Basuki Tjahaja Purnama. Kemudian Ketua MUI juga akan kita minta untuk kita dengar keterangannya. Kemudian Basuki Tjahaja Purnama juga memiliki hak untuk menghadirkan saksi ahlinya. Kita juga harus akomodir karena UU memang memberikan kesempatan untuk terlapor juga bisa memberikan saksi ahli yang menguntungkan dirinya, kita akan akomodir juga. Jadi nanti saya minta proses hukum tetap berjalan, tapi jangan dipaksakan. Kita lebih baik bersabar sesuai dengan langkah-langkah proses hukum," tambahnya.
(jor/fdn)










































