Andri mengakatan Dishub DKI Jakarta bersama kepolisian bahu membahu mengatur arus lalu lintas dan telah menganalisa titik-titik kemacetan.
"Menginformasikan kepada seluruh operator busway atau non busway apabila sudah tidak memungkinkan untuk ditembus, kami akan berhenti operasi. Namun akan diturunkan di tempat terdekat. Apabila sudah terlanjur tapi melihat situasional saja, kami bisa tembus ya tembus. Kalau tidak ya tidak," kata Andri di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan sekitar 300 petugas Dishub DKI Jakarta yang dibantu 550 petugas dari Sudin-sudin dikerahkan. "Tapi di lokasi yang vital seperti terminal dan wilayah, kami tempatkan anggota untuk mengatur lalin," ujar dia. (aan/fdn)











































