Di depan Istana Negara sudah disiapkan lapis pengamanan dari unsur Kepolisian RI dan TNI. Di bagian terdepan ada tembok beton setinggi 50 sentimeter, kemudian kawat berduri di lapis kedua. Di lapis ke tiga ada personel kepolisian yang bertugas membacakan Selawat.
Di belakang pasukan Selawat ada personel Sabhara lalu Barracuda dan polisi bertameng. Pasukan Brimob berada di lapis berikutnya. Prajurit TNI berada di lapis delapan dekat pagar Istana. Kemudian di ring-1 yakni di dalam lingkungan Istana Negara ada Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) dan TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dikarenakan banyaknya volume kendaraan membawa demonstran, selain itu demonstran yang lalu lalang juga semakin banyak. Demonstran yang rata-rata mengenakan pakaian putih memasuki Masjid Istiqlal sambil selawatan.
Ada sekitar empat petugas kepolisian berjaga mengatur lalu lintas di Jl Perwira. Sementara sejumlah kiai berada di atas mobil komando.
"Untuk yang bawa kendaraan jangan parkir sembarangan, mobil jangan parkir di tengah jalan, sehingga lalu lintas tetap lancar jadi orang bisa datang ke Masjid yang kita cintai ini," imbau kiai Jafar di atas mobil komando. (erd/tor)











































