Demo yang akan dimulai setelah salat Jumat (4/11/2016) sekitar pukul 13.00 WIB ini digelar sejumlah titik seperti Istana, Balai Kota, dan Bundaran Hotel Indonesia.
Saat demonstrasi ini berlangsung, Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan tetap melakukan rangkaian aktivitas kampanye. Agus, cagub DKI Jakarta nomor urut 1 itu berencana menunaikan salat jumat di Pondok Indah. Dia juga akan melakukan kegiatan internal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para cagub cawagub ini juga mengimbau agar aksi berlangsung damai. Para pendemo juga diminta mewaspadai upaya-upaya provokasi dari para penyusup saat demonstrasi berlangsung.
Ini agenda Agus, Ahok dan Anies:
Agus Salat Jumat di Pondok Indah
|
Foto: Ari Saputra
|
Agus direncanakan akan menunaikan salat Jumat di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2016). Selain itu, Agus memilih menjalankan sejumlah agenda internal.
Pasangannya yaitu Sylviana Murni juga menjalankan kegiatan seperti biasa. Sylviana dijadwalkan mengajar di UNJ dan menghadiri pengajian di Duren Sawit.
Rencana keduanya tentu masih bisa berubah atau bertambah. Agus udah menyampaikan pesan terkait aksi demo ini yaitu agar berjalan dengan aman. Agus mengatakan, aksi demontrasi adalah hal wajar di negara demokrasi. Namun, hal tersebut tidak boleh menghancurkan persatuan bangsa.
"Kita harus menghindarkan diri dari segala provokasi yang hadirkan efek-efek destruktif," kata Agus kepada wartawan saat berkampanye di Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (3/11/2016).
Ahok Cek Lapangan
|
Foto: NIken Purnamasari/detikcom
|
"Cek lapangan," kata Gubernur DKI Jakarta non aktif itu melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (3/11/2016) malam.
Namun begitu, Ahok tidak bersedia membeberkan kemana dia akan mengecek lapangan hari ini. "Kami tidak buka (di mana lokasinya)" ujarnya.
Sebelumnya Ahok juga telah mengatakan, dia tak menambah pengamanan khusus yang akan mengawal dirinya. Meski ribuan orang nantinya akan berkumpul di Jakarta dan melakukan aksi demonstrasi terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan dirinya.
"Ditambah (ajudan/petugas keamanan) mau ngapain? Mau ngajak berantem begitu?" ujar Ahok di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (2/11/2016).
Anies Kampanye di 10 Titik
|
Foto: Ari Saputra
|
"Kalau Anies-Sandi 4 November kita akan turun di lebih dari 10 titik. Karena kita hanya betul-betul fokus hanya untuk DKI," kata Sandiaga usai mengunjungi warga di RT 11 RW 06 Kampung Basmol, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Rabu (2/11/2016).
Sandiaga menilai aksi damai pada 4 November mendatang lebih kepada permasalahan hukum dan bukan permasalahan Pilgub DKI. Menurutnya, para aktivis yang terlibat aksi menuntut adanya penegakan hukum.
"Jadi supremasi hukum ini adalah yang dituntut para aktivis pada 4 November. Jadi saya bilang tolong dipisahkan Pilgub dengan aksi damai yang akan dilakukan 4 November," katanya.
Terkait adanya aksi penolakan terdadap Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa hari ini, Sandiaga meminta warga menghargai Ahok yang sedang melakukan kampanye. Dia berharap agar masyarakat dapat menghargai sesama dan tidak menyebar kebencian.
"Saya selalu katakan, mungkin kita selalu berbeda pendapat, kita boleh berbeda posisi, kita juga boleh melihat bahwaPakBasuki itu tidak bisa diterima oleh warga. Tapi jangan pernah membenci dia, karena betul-betul dia sekarang dalam posisi yang lagi berkampanye. Menurut saya yang paling penting adalah kalau manusia itu tidak menyebar kebencian," katanya lagi.
Halaman 2 dari 4











































