Hal itu disampaikan Ahok saat blusukan ke Gang Langgar II, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Dalam blusukan, ia beberapa kali berbincang dengan para ibu yang memiliki anak. Ahok menanyakan apakah anak mereka telah diberi vaksin.
Pentingnya pemberian vaksin dikatakan Ahok sebab dirinya melihat banyak kasus yang terjadi di lapangan, anak-anak di usia sekolah yang semula memiliki fisik yang sehat, tiba-tiba saja sakit. Setelah diperiksa oleh dokter, mayoritas mereka tidak divaksin sewaktu usia dini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berbincang dengan warga Pejaten, ia meminta agar para ibu lebih memerhatikan soal vaksin anak mereka dan dapat mengunjungi Puskesmas terdekat. Bahkan dengan tegas, ia bakal membuat aturan jika anak tidak memiliki sertifikat vaksin maka tidak diperbolehkan sekolah.
"Kalau kita bicara SDM orang Jakarta lahir begitu begitu banyak, kalau enggak sehat pas sudah besar dan sakit kan kasihan. Makanya mau kita dorong. Ini cukup berhasil kalau kamu enggak ada sertifikat vaksin, kamu enggak boleh sekolah," ujar Ahok.
Selain soal vaksin, masalah kesehatan yang turut disoroti oleh Ahok saat blusukan ke Pejaten Timur yakni soal kesehatan gigi anak-anak. Ia menginginkan anak-anak di Jakarta dapat memeriksa gigi secara rutin di Puskesmas.
"Sekarang ditemukan salah satu yang mengganggu saraf juga yaitu gigi. Kita harapkan ke depan anak sekolah harus periksa gigi. Kita tanggung di puskesmas, kita tanggung (biayanya). Puskesmas kita sekarang alat giginya bagus," jelas cagub petahana itu.
(nkn/imk)











































