Djarot berkemeja kotak-kotak datang di kampung nelayan, Jalan Kalibaru Timur IV E, Cilincing, Jakarta Utara, RT 010, RW 01, pada Kamis (3/11/2016), pukul 16.30 WIB. Dia blusukan di permukiman yang jauh dari kesan bersih dan tertata ini.
Foto: Fida/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Fida/detikcom |
Sekitar 16 orang berjarak kurang lebih 30 meter di belakang Djarot mulai terdengar ribut. Beberapa dari mereka meneriaki Djarot dengan kata-kata penolakan.
"Kami tidak ingin terus dizalimi! Kami warga Kalibaru menolak diktator!" teriak beberapa orang dari para demonstran ini.
Belasan orang penolak Djarot itu terdiri dari pria dan wanita. Mereka nampak berbaur bersama sekitar 50 orang di gang tengah permukiman. Suasana penuh sesak.
Penolak Djarot juga mengangkat kertas bertuliskan, "Kami forum RT dan RW Kalibaru menolak penggusuran", ada juga yang bertuliskan, "Kami Forum RT dan RW Kalibaru menolak kedatangan Ahok-Djarot."
(dnu/imk)












































Foto: Fida/detikcom
Foto: Fida/detikcom