Momen ini terjadi saat Sandiaga berkampanye di Jalan Jembatan Gambang I RT 08 RW 01, Pejagalan, Jakarta Utara, Kamis (3/11/2016). Tiba pukul 15.30 WIB, dia langsung disambut musik kasidah dan barisan anak-anak yang menyalaminya. Usai menyampaikan visi dan misi, seorang ibu kemudian mengajukan keluh dan kesahnya.
"Seperti ini Pak Sandi, saya itu dari zaman presiden siapapun, saya selalu minta sistem kontrak kerja dihapus. Saya kepengen jangan ada lagi kontrak kerja, kasihan anak-anak menganggur karena kontraknya dihapus," teriak Ibu Titin dengan mengebu-gebu kepada Sandiaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baik Ibu, terkait outsorcing ini memang saya sudah keliling di 267 kelurahan, dan mereka mengeluhkan bahwa outsorcing itu menyusahkan. Untuk itu saya sudah berkerjasama dengan beberapa pihak untuk mengevaluasi undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Karena kami pengusaha juga susah dengan sistem ini, setiap orang keluar, kita harus nyari baru lagi, melatih lagi dari awal. Insya Allah bisa kita revisi nanti," Jawab Sandiaga ke Titin.
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom |
Warga di Pejagalan menyambut antusias kedatangan Sandiaga. Mereka aktif menyampaikan keluh dan kesahnya kepada Cawagub nomor urut 3 tersebut. Mereka ada juga yang mengeluhkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang masih diterima oleh masyarakat mampu.
"BLT kan ditujukan kepada orang tidak mampu kenapa sampai sekarang masih ada orang mampu dapat bantuan," tanya seorang warga bernama Daud.
Usai memberi sambutan dan menerima keluhan warga, seperti biasa Sandiaga memberi kesempatan kepada warga untuk berfoto selfie dengannya. Puluhan warga kemudian antri untuk berfoto dengannya.
(imk/imk)












































Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom