"Iya benar korban jadi dua orang. Yang luka berat di RS Cideres meninggal," kata Kanit Laka Polres Subang Iptu Ade saat dikonfirmasi, Kamis (3/11/2016).
Ade tak menyebut siapa nama korban meninggal tersebut. Dia juga belum bisa memastikan apakah korban ini berasal dari massa pendemo atau masyarakat umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa kecelakaan terjadi saat kendaraan Bus Pariwisata Efisiensi nopol AA-1600-G berpenumpang 62 orang itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Palimanan menuju Cikopo. Sebagian dari penumpang bus tersebut merupakan massa pendemo 4 November 2016.
Kendaraan truk muatan pasir itu tertabrak bus karena secara tiba-tiba pindah lajur, dari lambat ke jalur cepat. Sehingga kendaraan bus tidak terkendali, dan oleng ke kanan, sampai akhirnya masuk ke median jalan dan terguling. (fjp/fjp)











































