Kurangi Kecelakaan dan Pencemaran Laut, Kemenhub Gandeng Singapura

Kurangi Kecelakaan dan Pencemaran Laut, Kemenhub Gandeng Singapura

Prins David Saut - detikNews
Kamis, 03 Nov 2016 14:37 WIB
Kurangi Kecelakaan dan Pencemaran Laut, Kemenhub Gandeng Singapura
Foto: Prins David Saut/detikcom
Denpasar - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggaet otoritas pelayaran Singapura untuk sejumlah isu. Isu utama yang akan jadi fokus adalah keselamatan dan pencemaran.

"Hal ini menyangkut penanganan pencemaran laut dan keselamatan kapal," kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Rudianna dalam acara Ditjen Hubla- MPA Singapura Training MoU di Kuta, Bali, Kamis (3/11/2016).

Penandatanganan MoU itu dilakukan antara Dirjen Hubla Tonny Budiono dengan Deputi Direktur MPA Singapura Benjamin Wong. Isi MoU ini antara lain peningkatan kapasitas SDM Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk peningkatan SDM maritim Indonesia dan implementasi peraturan internasional yang diadopsi Singapura," kata Rudianna.

Rudianna menyatakan kerja sama ini akan ditekankan pada peningkatan kualitas SDM Indonesia. Hal ini untuk menekan angka kecelakaan kapal atau pencemaran laut.

"Kalau pencemaran di Indonesia, untuk saat ini polusi belum sampai sangat riskan merusak lingkungan," ujar Rudianna.

"Indonesia kan luas, apa yang diatur oleh International Maritime Organization itu belum semua diterapkan. Makanya kita bisa adopsi dari Singapura," tambahnya.

MoU ini akan berlaku selama tiga tahun, atau berakhir pada 26 Juli 2018. Pelaksanaan peningkatan SDM melalui pelatihan dan workshop di beragam bidang kemaritiman. (vid/trw)


Berita Terkait