Namun sehari menjelang demo, suasana Masjid Istiqlal saat ini masih terlihat sepi. Pantauan detikcom pukul 13.30 WIB, aktivitas di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Kamis (3/11/2016) masih tampak lengang dari peserta demo.
Tak ada kegiatan menonjol di Istiqlal. Pengunjung masjid masih tampak beraktivitas biasa, seperti: salat, membaca Alquran dan ada juga yang tidur di beberapa sudut masjid secara terpisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Andhika Prasetia/detikcom |
Begitu pula dengan aktivitas di luar masjid, tidak terlihat secara mencolok para peserta demo yang di lokasi. Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairoh mengatakan kemungkinan peserta demo sudah tiba di lokasi hari ini tetapi tidak dalam jumlah banyak.
"Mungkin sudah datang secara perorangan, saya juga tidak tahu persis siapa saja yang baru datang," kata Abu saat ditemui di Masjid Istiqlal.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom |
Abu mengatakan menurut informasi dari berbagai sumber, peserta demo dari luar kota akan tiba di Stasiun Pasar Senen saat Kamis malam dan kemungkinan akan menuju ke Masjid Istiqlal untuk beristirahat. Pihak masjid mempersilakan peserta demo untuk tidur di masjid, namun tidak dianjurkan.
"Boleh saja (menginap), tetapi kami tidak menganjurkan untuk menginap di sini. Sebenarnya di sini yang diperbolehkan menginap saat bulan Ramadan, di luar Ramadan biasanya sudah tutup jam 22.00 WIB," lanjut Abu.
Para peserta demo juga tidak dibolehkan tidur di ruang utama salat, tetapi boleh di sekitar pinggir atau koridor masjid. Kebersihan masjid pun juga harus dijaga.
"Tidak boleh tidur di lantai utama masjid, yang boleh di emperan atau koridor masjid. Untuk makan juga boleh di luar, dan harus menjaga kebersihan karena ini tempat ibadah," tegas Abu.
Menurut Abu, para donatur dari berbagai pihak sudah mulai berdatangan untuk memberikan bantuan makanan untuk peserta demo 4 November. Namun, Abu belum bisa memastikan berapa banyak donatur yang memberikan bantuan.
"Sudah banyak donatur yang datang sejak kemarin untuk memberikan bantuan makanan ringan. Kalau jumlahnya berapa banyak saya tidak bisa memastikan karena bantuan pasti akan terus berdatangan," ujar Abu. (erd/erd)












































Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Foto: Andhika Prasetia/detikcom