Presiden Jokowi tidak melarang warga untuk melakukan unjuk rasa. Tetapi dia ingin agar aksi berlangsung damai.
"Demonstrasi adalah hak demokratis warga, tapi bukan hak memaksakan kehendak dan bukan hak untuk merusak," ucap Presiden Jokowi usai menghadiri acara 'Hari Menabung Nasional' di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (31/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Jokowi, Ketum Gerindra Prabowo Subianto juga mengajak masyarakat menjaga Jakarta tetap damai pada pelaksanaan aksi. Prabowo menekankan, Indonesia adalah bangsa yang majemuk.
"Kita negara majemuk. Banyak suku, agama, ras. Kalau ada masalah kita selesaikan dengan sejuk dan damai," tutur Prabowo usai ditemui Presiden Jokowi di kediamannya, Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Senin.
Ketum MUI KH Maruf Amin berharap agar umat menjaga perdamaian selama menyampaikan pendapat. "Para ulama sepakat bahwa kita harus menyerukan pada mereka dalam demonstrasi harus mematuhi aturan-aturan, harus dilakukan dengan sopan santun, dengan akhlaqul karimah, tidak boleh anarkis, tidak boleh ada perusakan," kata Maruf Amin usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11). "Supaya demo ini berjalan dengan damai dan seusai dengan aturan, jadi jam 18.00 WIB udah selesai," imbuh dia.
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pun berharap #JakartakuDamai pada 4 November 2016. "Tetap kedepankan aspirasi yang damai, toleran dan tidak boleh ada potensi yang mengarah ke hal-hal yang tidak dinginkan dan ini tanggungg jawab bersama," ujar Haedar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11).
Foto: Ray Jordan/detikcomPara ulama sepakat agar demo berlangsung damai |
Ketum PBNU Said Aqil Siroj menghormati warga yang menggunakan hak demokratisnya. "Ya demokrasi itu kan haknya seluruh warga negara yang menggunakan sistem demokrasi, asal demokrasi yang beretika, beradab, tidak anarkis," ujar Said.
Menko Polhukam Wiranto menyerukan agar seluruh masyarakat ikut menjaga agar #JakartakuDamai saat aksi. "Tidak boleh kemudian membuat kekacauan, tidak boleh membuat yel-yel yang kemudian memancing kerusuhan atau menghina, itu enggak boleh. Oleh karena itu, enggak ada masalah selama (demo) itu dilaksanakan dengan tertib," imbau Wiranto di sela acara Munas PBSI di Hotel Bumi Surabaya, Senin (31/10).
Kapolri Jenderal Tito Karnavian berpesan agar massa aksi juga menjaga hak asasi manusia. "Harus mengindahkan etika dan moral. Cara bicara, tidak boleh menghujat, seperti itu. Keempat, harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi keempat koridor ini betul-betul dipatuhi oleh yang demo. Silakan diatur kita akan kerja sama, supaya ini berjalan dengan damai," ungkap Tito dalam apel di Mako Brimob, Jalan Akses UI, Depok, Jawa Barat (31/10).
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjamin jajarannya ikut menjaga perdamaian. "Masyarakat agar tetap tenang dan seperti biasa melaksanakan aktivitas, baik yang bekerja maupun yang pergi ke sekolah, karena TNI hadir untuk memberi rasa aman pada masyarakat," kata Gatot dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (3/11/2016).
Demo akan dijaga oleh 500 personel polisi tak bersenjata. Mereka akan memakai kopiah dan sorban, serta melantunkan asmaul husna ketika aksi demonstrasi berlangsung.
Mari bersama wujudkan #JakartakuDamai saat demo 4 November 2016 besok!
Halaman 2 dari 2












































Foto: Ray Jordan/detikcom