Kepala seksi operasi Basarnas Jateng, Tri Joko Priyono mengatakan jasad Ijah ditemukan pukul 06.30 tadi pagi oleh seorang penambang pasir yang sedang bekerja di bantaran sungai. "Korban ditemukan di Jomblang Singorojo oleh penambang pasir yang sedang beraktifitas," kata Tri, Kamis (3/11/2016).
Tri menjelaskan Ijah sudah hanyut sejak Rabu 2 November lalu sekitar pukul 17.00 WIB. Dari keterangan saksi, perempuan warga Dusun Watulawang, Desa Kedungbota, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal itu meninggalkan kebunnya untuk mencari rumput. Namun ketika menyeberangi Sungai Bodri Limbangan, air bah datang dan korban hanyut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi tersebut sampai ke Basarnas kemudian dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, Polsek, Koramil, BPBD, PMI, Sarda Jateng, SAR Baurekso, Bakoppak, Lof, dan warga.
Pencarian hari pertama tidak membuahkan hasil. Setelah dilakukan pencarian hari ini, ternyata penambang pasir menemukan jenazah korban di lokasi yang berjarak sekitar 15 KM dari lokasi kejadian awal. Saat ini jenazah korban dibawa ke Puskesmas Limbangan.
(alg/aan)











































