Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, pencarian para korban hilang pagi ini dikomandoi oleh Badan SAR Nasional (Basarnas).
"Evakuasi dilanjutkan pagi ini (3/11/2016). 280 personil gabungan dikerahkan di bawah komando Basarnas," tulis Sutopo dalam akun twitternya @Sutopo_BNPB seperti dikutip detikcom, Kamis (3/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak adanya manifes penumpang kapal menyebabkan pendataan sulit dilakukan dengan baik. Hingga pukul 18.00 WIB, dari 101 orang di kapal terdapat 18 orang meninggal dunia, 39 orang selamat, dan 44 orang masih dalam pencarian," ungkap Sutopo
Sutopo menyebut, kapal menabrak karang sehingga oleng dan tenggelam. Saat kejadian, perairan diguyur hujan deras disertai angin kencang. Gelombang cukup tinggi dan tidak aman bagi kapal kecil.
"Tim SAR gabungan dari Lanal Batam, Kantor SAR Batam, Polres Barelang, Polair, BPBD Kepri, dibantu nelayan terus melakukan evakuasi dan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, para korban selamat dibawa ke posko di Tanjung Bemban, Batu Besar, Batam," jelas Sutopo.
(wsn/rvk)











































