Kardinal Atmadja: Semangat Paus Semoga Jadi Inspirasi Damai
Minggu, 03 Apr 2005 20:20 WIB
Jakarta - Uskup Agung Jakarta Julius Kardinal Rijadi Darmaatmadja berharap agar semangat Paus Yohanes Paulus II menjadi inspirasi untuk menghargai manusia, perdamaian, dan solidaritas."Semoga semangatnya membawa inspirasi. Wafatnya menarik (perhatian) begitu banyak orang karena semangatnya menghargai manusia, menghargai perdamaian, dan menghargai solidaritas," ujarnya.Hal itu disampaikan Kardinal Atmadja dalam jumpa pers usai acara Misa Requiem (penghormatan) untuk almarhum Paus di teras ruangan keuskupan di samping Gereja Katedral jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat, pukul 19.00 WIB, Minggu (3/4/2005)."Secara umum perasaan kami adalah antara susah, lega, dan syukur. Susah ditinggalkan gembala kami. Susah karena gembala kami mencintai kami. Tidak hanya Eropa, Asia, tapi dunia menjadi perhatiannya," katanya.Menurut Kardinal Atmadja, Paus memperhatikan semua bangsa di mana umat Katolik berada. Apalagi jika terjadi bencana, Paus merasa sedih. Begitu juga halnya ketika Indonesia dilanda bencana tsunami."Kami merasa Paus memperhatikan kami umat Katolik. Kesan bagi kami, dia itu cintanya tidak hanya pada umat Katolik, tapi juga pada masyarakat Indonesia. Dia muncul karena kasihnya. muncul sebagai tokoh dunia, mengatasi semua masalah. Kita sudah kehilangan tokoh gereja kami dan tokoh dunia," ucap Kardinal Atmadja.
(sss/)











































