"Saya enggak mau jawab menjawab, karena konteks kemarin itu adalah konteks kewirausahaan, lapangan perkerjaan, dan konteks menciptakan harga bahan baku yang terjangkau khususnya. Saya punya pengalaman dari situ," kata Sandiaga usai menemui warga di Sawah Balong, Kembangan, Jakarta Barat Rabu (2/11/2016).
Baca Juga: Sandiaga: Nomor 1 Baik Tapi Belum Pengalaman, Nomor 2 Jangan Dipilih
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mas Agus pintar sekali orangnya, cumlaude dari Harvard, dan saya sahabat sama dia, saya enggak mau diadu-adu," katanya.
Penyataan tersebut sama halnya jika Sandiaga dinilai dalam bidang militer. Dia mengaku tidak bepengalaman juga jika di bidang militer.
"Tapi kalau misalnya disuruh megang senjata, saya enggak berpengalaman juga. Tapi kalau urusan tempur militer, saya paling enggak berpengalaman. Kalau urusan lapangan perkerjaan, urusan harga-harga, ya kami mungkin bisa punya track record, urusan pendidikan Mas Anies juga," jelasnya.
Baca Juga: Disebut Tak Berpengalaman oleh Sandiaga, Agus Yudhoyono: Apa Dasarnya?
Sandiaga meminta agar pernyataan tersebut tidak dinilai dari luar konteksnya. Dasar dari pernyataan tersebut bagaimana kewirausahaan bisa menciptakan lapangan perkerjaan.
"Jangan dibentur-benturin, kita bersahabat, itu konteksnya, jangan diquote out of konteks. Saya menyatakan, kalau misalkan pengalaman enggak saya tempur, ya enggak pengalaman. Dasarnya itu, dasarnya kemarin adalah mengenai penciptaan lapangan kerja, mensejahterakan rakyat, dan pengendalian harga-harga kebutuhan pokok," jelasnya lagi. (imk/imk)











































