"Pertemuan dengan FKUB adalah silaturahmi. Bagian rangkaian silaturahmi supaya kita mengetahui permasalahan Jakarta. Kami mendengarkan dulu, dan sebagai (Plt) gubernur saya membutuhkan dukungan semua pihak," ujar Sumarsono dalam sambutannya di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).
Sumarsono yang akrab dipanggil Soni ini menyebutkan persaingan dalam masa kampanye di Pilkada DKI Jakarta merupakan hal yang wajar. Namun persaingan ditegaskan Soni tidak boleh membuat kegaduhan atau pun menggangu ketertiban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Andhika Prasetia-detikcomForum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Plt Gubernur DKI Sumarsono meneken deklrasi Pilkada damai, Rabu (2/11/2016) |
Soni juga mewanti-wanti tim sukses agar tidak menancap spanduk di pohon karena akan merusak.
"Mereka bersaing secara konstentasi, tetapi sesungguhnya mereka berteman. Mudah-mudahan dengan dilarang arak-arakan membangun iklim kondusif, dan tidak boleh main tancap paku di pohon," ujarnya.
Dalam pertemuan, Soni juga menyinggung rencana demo 4 November. Demonstrasi harus dilakukan dengan damai.
"Menjelang demo, saya mengajak seluruh pemimpin majelis agama untuk berdoa, Jakarta dan Indonesia tetap aman. Semoga acara berjalan lancar, dari pendemo puas terdengar aspirasi mereka, dari yang tidak demo juga puas," imbuhnya.
Pada akhir acara, Ketua FKUB DKI, Ahmad Syafi'i Mufid menyampaikan deklrasi damai yang juga diteken Soni. Deklarasi bersama ini diikuti, Sekretaris FKUB DKI Taufik Rahman Azhar, Ketua MUI Jakarta Samsul Maarif, Keuskupan Agung Jakarta Romo Samuel Pangestu, PGIW Provinsi Jakarta Pdt Manuel Raintung, Walubi Provinsi Jakarta Pdt Liem Wirawijaya, PHDI Provinsi Jakarta Pedanda Panji Sogata, dan Matakin Prov DKI Xs. Djaengrana Ongawijaya.
Ada 5 poin deklarasi pilkada damai agar tidak ada penggunaan isu suku, ras dan agama (SARA) yang dapat merusak toleransi umat antar beragama.
"Penggunaan isu SARA hendaknya dihindari karena hanya menimbulkan perpecahan kerukunan umat beragama. Pimpinan daerah atau gubernur DKI dipilih untuk mengemban amanat rakyat," ujar Ahmad Syafi'i.
Selain itu, warga diimbau tetap tenang di tengah memanasnya suhu politik Pilkada 2017. Ketenangan di masyarakat juga menjadi tanggungjawab 3 pasangan calon yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
"Poin terakhir agar pendukung cagub-cawagub tidak bertentangan dan membantu menciptakan sebagaimana yang diharapkan seluruh masyarakat DKI Jakarta untuk saling bahu membahu," imbuh Ahmad Syafi'i. (dkp/fdn)












































Foto: Andhika Prasetia-detikcom