"Kami semua yang di kiri kanan ini merasakan, sejak Agus Harimurti mencalonkan diri sebagai calon gubernur, angin menerpa saya dan keluarga dengan sangat kencangnya," kata SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11/2016).
Dalam konferensi pers ini SBY ditemani sang istri tercinta, Ani Yudhoyono, dan sejumlah petinggi PD. Kencangnya badai politik bahkan sampai membuat SBY berdoa kepada Tuhan YME agar Agus tak dianggap sebagai ancaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran santernya badai politik ini, SBY sudah menemui Wapres Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Wiranto. Hari ini, SBY pun mengungkap sejumlah badai politik yang menerpanya. Antara lain soal kasus TPF Munir, soal rumah pemberian negara, dan rumor soal kekayaannya yang mencapai Rp 9 triliun. Dalam konferensi pers ini SBY memaparkan satu demi satu klarifikasi secara mendetail.
"Saya hari ini bicara blak-blakan karena saya tidak ingin ada dusta di antara kita. Negeri ini negeri kia semua. Kita ingin pemerintahan Pak Jokowi sukses," ucap SBY yang mengimbau demonstran yang akan turun ke jalan pada 4 November mendatang tetap damai dan tertib,
SBY berharap setelah penjelasan ini semuanya menjadi clear. Dia juga meminta doa restu rakyat Indonesia agar dia bisa menghadapi cobaan ini.
"Saya juga mohon doa restu rakyat agar saya kuat menghadapi badai politik ini," tutup SBY.
(van/try)










































