DetikNews
Rabu 02 November 2016, 12:32 WIB

Hoax Or Not

Kabar Anak-anak Diculik Lalu Diambil Ginjalnya di Depok

Mei Amelia R - detikNews
Kabar Anak-anak Diculik Lalu Diambil Ginjalnya di Depok Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom
Depok -
Isu:

Informasi adanya anak Sekolah Dasar yang diculik lalu diambil ginjalnya beredar di media sosial. Kabar itu menyebut peristiwa itu terjadi di sekitar wilayah Depok.

Disebutkan anak-anak yang menjadi korban sempat hilang hingga 3 hari lalu ditemukan dalam kondisi sakit. Saat diperiksa ada bekas jahitan dibagian pinggang dan salah satu ginjal anak tersebut hilang.

Berikut broadcast lengkapnya:

Mohon perhatiannya :
Copas...

Buat Bpk/Ibu, Saudara/i, teman"

Sekarang ini Sy sedang di POLRES DEPOK bersama Bpk. Agus Winam beliau adalah Komandan dari Tim JAGUAR Polres Depok

beliau mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada anak hilang selama 3 hari, namun setelah tiga hari sianak muncul lagi disekolahnya namun dalam keadaan Sakit dan ada bekas luka jahitan dibagian tubuhnya setelah dibawa ke dokter dan dicek ternyata nn satu Ginjal sianak tidak ada, diduga sianak adalah korban penculikan yg saat ini sangat meresahkan masyarakat.

menurut beliau (Tim Jaguar) yg jadi incaran para penculik adalah anak usia 1 sd 12 Thn, krn organ tubuhnya mudah diawetkan dan dalam masa pertumbuhan

Sekarang ini Tim JAGUAR dan Tim BUSER Polres Depok sedang menyelidiki kasus tersebut.

Himbauan dari Polres Depok, agar para orang tua dan masyarakat (bpk/ibu Guru) lebih perduli dan memberikan pengawasan lebih kepada putra/i khususnya dia Area persekolahan.

mhn info ini disebar luaskan.
info dr. Polres Depok


Investigasi:

detikcom mengkonfirmasi kabar tersebut ke Polres Depok. Kapolres Depok Kombes Harry Kurniawan menegaskan kabar tersebut tidak benar. Menurutnya tidak pernah ada kejadian ataupun laporan anak hilang dan diambil ginjalnya di daerah Depok.

"Itu hoax, tidak benar itu dan tidak pernah ada kejadiannya. Masyarakat tidak usah resah dengan informasi itu karena itu tidak benar," ujar Harry kepada detikcom, Rabu (2/11/2016).

Harry mengimbau warga untuk tidak mempercayai informasi tersebut. Warga juga diminta tidak menyebar luaskan kembali informasi yang belum bisa terkonfirmasi kebenarannya.

"Sebelum menelan informasi, alangkah baiknya mengkroscek terlebih dahulu kebenarannya, kalau dalam informasi itu menyebutkan sumbernya dari kepolisian tanyakan langsung ke polisi," jelas Harry.

Di era teknologi informasi ini, masyarakat harusnya lebih cerdas dalam memilah-milih mana informasi yang benar dan tidak. "Jangan mudah percaya begitu saja," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Harry, Polresta Depok tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut kepada masyarakat. "Tentunya tidak dong, itu kan sudah sangat meresahkan, justru kami tidak ingin masyarakat resah," lanjut Harry.

Menyikapi informasi yang beredar viral di media sosial itu, Polres Depok sendiri sudah mengumumkan bahwa info tersebut hoax melalui akun Facebook Polresta Depok. Polisi juga akan mencari siapa pelaku yang menyebarkan berita bohong tersebut.

"Pasti kami selidiki siapa pelakunya karena itu sudah sangat meresahkan warga," pungkasnya.

Kesimpulan:

Kabar soal anak-anak diculik dan diambil ginjalnya di daerah Depok adalah hoax atau tidak benar.

Kabar Anak-anak Diculik Lalu Diambil Ginjalnya di DepokFoto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom

(mei/slh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed