JK: Dulu Konflik Didasari Politik, Sekarang Ideologis dan Ekonomi

JK: Dulu Konflik Didasari Politik, Sekarang Ideologis dan Ekonomi

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Rabu, 02 Nov 2016 11:16 WIB
JK: Dulu Konflik Didasari Politik, Sekarang Ideologis dan Ekonomi
Wapres JK di Indo Defence 2016. Foto: Bisma Alief-detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyinggung soal akar konflik yang bergeser dari politik, menjadi potensi konflik atas nama ideologi dan ekonomi. Pemerintah mengajak semua pihak untuk menjaga perdamaian.

"Kalau dulu konflik didasari politik, sekarang konflik karena ideologis juga karena masalah ekonomi, masalah perbatasan dan masalah-masalah lainnya," ujar JK dalam sambutannya di acara pembukaan Indo Defence 2016 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).

JK mengatakan seluruh dunia memiliki potensi konflik yang disebabkan oleh berbagai hal seperti masalah sosial, ekonomi dan politik. Menurutnya, setiap negara yang bersiap perang juga harus memiliki opsi untuk siap berdamai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apabila siap perang maka siap juga berdamai. Karena itulah maka kesiapan untuk damai dan perang jadi bagian daripada kebijakan semua negara," kata JK.

"Apalagi negara seperti Indonesia yang meliputi wilayah yang luas dan penduduk yang banyak, tentu begitu juga negara sekitar kita. Kalau sekarang banyak konflik lokal beralih menjadi konflik regional, mudah-mudahan tidak jadi konflik besar lagi," tambahnya.

Oleh karenanya, setiap negara harus dapat meningkatkan kemampuan pertahanannya. Namun yang lebih penting adalah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meredam konflik.

"Tanpa kerjasama tentu tidak mudah menyelesaikan masalah, Apalagi dewasa ini, masalah banyak yang berubah," terangnya. (tfq/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads