Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Awi Setiyono mengatakan, dari hasil pelacakan terhadap sejumlah akun tersebut kebanyakan anonim.
"Ya memang kebanyakan akun-akun yang anonim, yang tidak mau menunjukkan identitasnya, tetapi ada juga yang identitasnya jelas," ujar Awi di Jakarta, Rabu (2/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Awi memastikan pihaknya akan terus menyelidiki para penyebar berita bohong tersebut. Polisi memiliki teknik tersendiri dalam melakukan penyelidikan pelaku kejahatan di dunia maya.
"Kami punya tim cyber yang terus bekerja untuk mencari siapa pelakunya, mudah-mudahan segera terungkap," lanjut dia.
Sementara itu, Awi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi hoax maupun yang sifatnya provokatif.
"Yang paling penting jangan sampai terpancing dengan informasi-informasi yang ingin mengadu domba, memperkeruh suasana yang dapat mencerai beraikan keutuhan berbangsa dan bernegara," ujar Awi. (mei/fdn)










































