Mengenakan batik, JK datang sekitar pukul 09.00 WIB JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Bersama JK, tampak Menhan Rymizard Ryacudu dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
Dalam sambutannya, JK mengatakan saat ini dunia dalam ketidakpastian utamanya soal keamanan. Konflik menurutnya terjadi di hampir semua negara di dunia karenanya setiap negara harus siap berperang dalam kondisi darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apabila siap berperang maka siap juga untuk berdamai. Semua menjadi bagian dari kebijakan semua negara, apalagi Indonesia yang memiliki wilayah luas dan penduduk yang banyak," lanjutnya.
Indo Defence Expo and Forum merupakan gelaran tiap 2 tahun yang menjadi ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional. Untuk tahun ini, Kemhan sebagai panitia, mengambil tema 'Bolstering Defence Industri Coorperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World'.
"Tema tersebut sejalan dengan cita-cita Nawacita Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia," kata Menhan Ryamizard saat memberikan laporannya kepada Wapres JK dan ratusan peserta di lokasi yang sama.
Ada 844 peserta yang berpartisipasi dalam perhelatan tahun ini. 573 perusahaan asing dan 271 perusahaan dalam negeri. Perusahaan asing antara lain Boeing Defence, Airbus Group dan Thales. Acara akan berlangsung selama 4 hari mulai 2 November - 5 November 2016.
Sedangkan industri dalam negeri ada PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia dan PT Pal Indonesia. Tidak ketinggalan beberapa instansi pemerintah juga ikut serta, seperti LAPAN, TNI, BPPT, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian.
Foto: Bisma AliefWakil Presiden Jusuf Kalla meninjau Indo Defence 2016 Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016) |
Sebanyak 28 negara sudah menyatakan akan mengirim wakilnya pada acara Indo Defence 2016 Expo dan Forum.
11 negara, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Perancis, Rusia, Polandia dan Italia mendatangkan delegasi resminya. Sedangkan, 6 negara yaitu Yunani, Ceko, Pakistan, Singapura, Timor Leste dan Filipina mengirimkan Menhan mereka.
"Diharapkan acara ini bisa memberi manfaat tidak cuma di bidang pertahanan tapi juga di bidang pariwisata dan ilmu pengetahuan untuk riset," ujar Ryamizard.
Acara resmi dibuka secara simbolis dengan penekanan tombol yang dilakukan oleh Wapres, Menhan dan Mendagri. Wapres kemudian meninjau lokasi pameran. (bis/fdn)












































Foto: Bisma Alief