"Indonesia bisa mempererat hubungan antara agama-agama, bisa mempererat hubungan antara negara-negara sahabat, dan menjaga perdamaian," kata Moazzam di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016).
Menurut dia banyak hal yang bisa dipelajari di Indonesia. Salah satunya adalah ideologi yang kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mencontohkan tentang ormas Islam yang besar di Indonesia dan memiliki pengaruh. NU dan Muhammadiyah dipandang mampu menggerakkan peran masyarakat sipil dalam hal perdamaian.
"Dalam ideologi dan diskusi dan hal politik Indonesia ada usaha untuk menjaga dan promosikan hal kebudayaan hal sosial yang inklusif jadi maksudnya Indonesia adalah negara yang sangat beragam untuk memahami keragaman harua membuat ideologi yang inklusif," papar Moazzam. (bpn/rvk)











































