Galang Dana Kampanye, Ahok-Djarot Targetkan Rp 50 M di Desember 2016

Panasnya Pilgub DKI

Galang Dana Kampanye, Ahok-Djarot Targetkan Rp 50 M di Desember 2016

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 01 Nov 2016 16:52 WIB
Galang Dana Kampanye, Ahok-Djarot Targetkan Rp 50 M di Desember 2016
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Tim pemenangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat hari ini menggelar launching penggalangan dana Ahok-Djarot. Mereka menargetkan memperoleh dana Rp 50 miliar pada 16 Desember 2016 mendatang.

Hal ini disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Ahok-Djarot Ace Hasan Syadzily pada acara Pers Conference Launching Penggalangan Dana Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Jalan Lembang No. 25, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016). Turut hadir dalam acara tersebut Cagub DKI Basuki Tjahja Purnama (Ahok), yang tiba pukul 14.00 WIB.

"Kita menargetkan bapak ibu sekalian pada tanggal 16 Desember 2016 kita menargetkan sekitar Rp 50 miliar, dan bapak ibu sekalian, yang memberikan donasinya adalah sebanyak Rp 100 ribu," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat penggalangan dana, Ahok-Djarot ingin mengajak partisipasi rakyat dalam pendanaan pilkada. Hal tersebut agar calon pemimpin yang maju ke pertarungan Pilgub DKI terlepas oleh ikatan siapapun seperti pengusaha besar. Calon pemimpin harus terikat dengan rakyat

"Dia tidak boleh terikat atau memiliki utang jasa kepada salah seorang pengusaha besar, karena dia yang biayai semua kampanyenya," ucap Ace.

Partisipasi pendanaan dari rakyat ini bertujuan salah satunya agar rakyat Jakarta menjadi pemeran utama dalam demokrasi pemerintahan. Ini juga untuk melepas belenggu politik dari ikatan uang.

"Menjalankan kampanye yang sepenuhnya terbuka dan transparan. Yang ketiga Bapak Ibu sekalian, tujuan dari kita mengadakan penggalangan dana untuk rakyat ini adalah melepas belenggu politik, terutama politik uang, melalui pendanaan yang sepenuhnya dari rakyat,"katanya lagi.

Tim pemenangan Ahok Djarot menerima pendanaan dari rakyat ini melalui dua metode pembayaran. Pemberian dana dilakukan melalui online dan penyetoran tunai.

(imk/imk)


Berita Terkait