Sudung tiba sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (1/11/2016) dan langsung berkeliling bersama Yusmada melihat pembangunan proyek di Jl Tendean, Jaksel.
Sambil berkeliling, Sudung berbincang dengan Yusmadi menanyakan perkembangan proyek ini. Yusmada menyebut adanya kendala pembebasan lahan terkait pembangunan jalan layang ini.
Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja masih melakukan pengerjaan jalan berkaitan dengan pembatas jalan. Box girder (tiang pemancang) beton terlihat sudah selesai pengerjaannya.
"Kita ke sini on the spot karena memang kerja sama dengan provinsi DKI untuk mengawal pembangunan ini. Jadi tujuan kita memang supaya pekerjaan ini tepat waktu dan penyerapan anggaran juga tepat waktu." ujar Sudung.
Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcomKajati DKI Jakarta Sudung Situmorang melakukan pengecekan pengerjaan jalan layang Tendean-Ciledug, Selasa (1/11/2016) |
Pihak Kejaksaan dipastikan Sudung akan terus mengawal hingga target yang ditetapkan yaitu Desember 2016. "Ini sudah sekitar 89 persen pembangunan, semoga cepat selesai," katanya.
Proyek pembangunan jalan layang sepanjang 9,3 kilometer ini dimulai pengerjaannya sejak 10 Maret 2015. Pembangunan fisik sudah hampir selesai antara lain tiang-tiang beton sudah tegak terpasang.
Pengecekan oleh Kajati DKI ini dilakukan sebagai bagian dari program Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang berfungsi mendampingi proyek pembangunan oleh instansi, kementerian, dan pemerintah daerah.
"Tidak ada (indikasi pelanggaran), kan kita awasi sejak tender. Kita awasi kualitasnya," tegas Sudung. (fdn/fdn)












































Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom