Warga Kampar Sempat Mengungsi Akibat Isu Bendungan Jebol
Minggu, 03 Apr 2005 17:40 WIB
Pekanbaru - Isu yang memanfaatkan kekhawatiran masyarakat akan gempa liar beredar. Warga Kampar sampai sempat mengungsi karena isu bendungan jebol akibat gempa.Isu menyesatkan itu beredar pada Minggu dinihari. Bendungan yang terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar disebutkan telah retak dan akhirnya jebol karena goncangan gempa.Tidak jelas siapa yang mengomandoi, tapi sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (3/4/2005), ribuan warga dari 4 kecamatan di sepanjang aliran Sungai Kampar panik dan secara serentak berbondong-bondong meninggalkan rumah. Mereka mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.Hingga pukul 06.00 WIB, warga masih enggan kembali ke rumah masing-masing karena mereka khawatir bendungan benar-benar telah jebol atau memang akan jebol."Isu yang menyesatkan ini telah membuat kepanikan warga. Kami secara cepat menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa untuk segera menenangkan warganya untuk kembali ke rumahnya masing-masing," tutur Sekda Kampar, Julher kepada detikcom saat dikonfirmasi melalui telepon.Warga akhirnya baru kembali ke rumahnya sekitar pukul 09.00-10.00 WIB. Pemda Kabupaten Kampar juga telah menyebarluaskan informasi kepada warga melalui siaran radio serta perangkat desa lainnya bahwa tidak benar Bendungan PLTA Kota Panjang telah jebol karena gempa."Kami sangat menyayangkan isu menyesatkan itu. Isu ini diduga sengaja disebarkan orang-orang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan menjarah rumah warga. Namun sejauh ini kami belum mendapat laporan apakah ada warga yang rumahnya dijarah," kata Julher.
(sss/)











































