KPK Periksa Akil Mochtar di Lapas Sukamiskin

KPK Periksa Akil Mochtar di Lapas Sukamiskin

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 31 Okt 2016 16:40 WIB
KPK Periksa Akil Mochtar di Lapas Sukamiskin
Akil Mochtar/ Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Penyidik KPK harus bersusah payah ke Bandung untuk meminta keterangan Akil Mochtar. Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu diperiksa sebagai saksi berkaitan dengan kasus suap sengketa perkara Pilkada Buton tahun 2011.

"Jadi penyidik yang datang ke (Lapas) Sukamiskin untuk pemeriksaan. Sampai saat ini pemeriksaan masih berlangsung," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2016).

Yuyuk mengaku belum tahu apa pertimbangan penyidik memeriksa Akil di Lapas Sukamiskin, Bandung dibandingkan di Jakarta. Namun memang beberapa kali penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang telah ditahan di lapas itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya belum dapat informasi apa alasannya tapi memang alasan itu dimungkinkan karena kita juga memeriksa beberapa saksi di Sukamiskin kalau dibutuhkan," ucapnya.

Di kasus ini, Bupati Buton diduga menyuap Akil sebesar Rp 2,989 miliar. Uang suap itu diberikan Samsu Umar guna pemulusan perkara sengketa Pilkada di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara pada tahun 2011. Uang diberikan kepada Akil saat ia masih menjabat sebagai Ketua MK.

Pimpinan KPK sebelumnya sudah berjanji akan menuntaskan kasus-kasus lama. Termasuk kasus suap penanganan sengketa Pilkada di MK ini. Dalam kasus ini, masih tersisa kasus sengketa pilkada di Jawa Timur dan Kabupaten Buton.

Akil Mochtar sendiri telah dijatuhkan hukuman penjara seumur hidup. Dalam kasus-kasus yang menjerat Akil Mochtar, penyidik KPK sudah menjerat kepala daerah dan pihak-pihak terkait yang memberi suap ke Akil. Sejauh ini ada 7 sengketa Pilkada yang dimainkan Akil.

Beberapa di antaranya yaitu mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah bersama adiknya Tubagus Chaeri Wardhana dalam Pilkada Lebak dan Banten. Selain itu KPK juga menjerat Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri, dan istrinya Suzanna.

(dha/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads