Megawati tampak hadir sekitar pukul 11.00 WIB di acara pelatihan Mubaligh Kebangsaan Pengurus Pusat Baitul Muslimin, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2016).
Foto: Acara PDIP (Fida/detikcom) |
Megawati hadir mengenakan setelan kebaya berwarna putih dan tampak duduk terpisah dengan Djarot yang mengenakan kemeja kotak-kotak . Hadir pula Sekjen PDIP Hastro Kristiyanto, Anggota Wantimpres yang juga politisi PDIP Sidarto Danusubroto, Ketua DPD PDIP Jakarta Ady Wijaya, Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dan Ketua Baitul Muslimin (organisasi PDIP) Hamka Haq.
"Baitul Muslimin merasa ingin melahirkan tenaga mubaligh yang dapat mensosialisasikan pancasila dengan bahasa agama, kita ingin mensosialisasikan Islam rahmah yang berkemajuan," ujar Hamka Haq dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Islam dan Indonesia adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Muhammadiyah punya pandangan mengenai Pancasila, Islam dan Indonesia. Penegasan negara Pancasila adalah sesuatu yang tidak perlu dipersoalkan karena Pancasila adalah substansialisasi ajaran agama Islam," ujarnya
Pelatihan mubaligh ini dihadiri 120 kader yang berasal dari berbagai ormas Islam. Dari acara ini diharapkan akan memunculkan dai yang menkampanyekan Islam berkemajuan yang menghargai perbedaan.
Foto: Acara PDIP (Fida/detikcom) |
(miq/miq)












































Foto: Acara PDIP (Fida/detikcom)
Foto: Acara PDIP (Fida/detikcom)