Acara berlangsung di Jl Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (29/10/2016). Anies mengenakan kemeja putih pada saat melantik.
"Perjuangan kita bukan sekedar memenangkan Anies dan Sandi, kita berjuang untuk memenangkan Jakarta. Kita berjuang untuk mengubah kota Jakarta, sehingga di tempat ini rakyat bisa hidup tenang, tidak selalu dalam suasana mencekam," kata Anies.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi saya jumpa dengan seorang penjahit dan mengeluh kurang orderan. Padahal kalau pemerintah memikirkan, mereka tiap kali membuat jahitan cukup mengundang penjahit-penjahit yang berada di kampung-kampung," ujar Anies.
Anies berkata tak ingin sekadar menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga bagaimana membuat masyarakat sejahtera. Dia juga mengapresiasi penamaan relawan itu yang berarti mengabdi untuk rakyat.
"Kita ingin maju bersama, kita tidak ingin maju sebagian. Kita ingin maju semuanya supaya merasakan kemajuan, kalau bisa kita lakukan, kotanya akan maju dan warganya bahagia," ungkap Anies.
Foto: Haris Fadhil/detikcom |
Anies kemudian memanggil perwakilan relawan untuk dilantik. Mereka berasal dari berbagai macam latar belakang.
Usai pelantikan, Anies juga menyalami para relawan sebelum meninggalkan lokasi. Tak jarang dia diajak untuk berfoto bersama.
Foto: Haris Fadhil/detikcom |
"Kita melakukan pelantikan ini di bawah kolong, ini adalah kondisi masyarakat Jakarta. Ini adalah masyarakat yang selama ini terlewatkan, buktinya sederhana, tingkat ketimpangan kita di Jakarta 0,41 jauh lebih buruk dari pada nasional. Karena itulah Gubernur di Jakarta harus memikirkan rakyat," ujar Anies usai acara. (bag/try)











































Foto: Haris Fadhil/detikcom
Foto: Haris Fadhil/detikcom