Deklarasi kampanye damai dan berintegritas digelar di kawasan barat daya Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016) pagi. Awalnya, Soni mengajak ratusan orang yang terdiri dari pendukung tiga pasangan calon untuk merespons yel-yelnya.
"Kalau saya bilang 'Pilkada DKI!' jawabannya 'Damai!" kata Soni memberi aba-aba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah, itu kan (yel-yel) pasangan calon," timpal Soni kecewa.
Ratusan orang di lokasi tertawa melihat kejadian ini. Mengajak orang-orang di lokasi untuk menyambut yel-yelnya, "Salam birokrasi!". Jawaban yang muncul dari massa seharusnya, "Netral!" Namun lagi-lagi mereka tetap menjawab dengan meneriakkan nomor urut masing-masing calon.
"Loh, kok satu, kok dua. Jawabannya 'Netral!' dong," protes Soni dengan nada santai.
Kemudian dia menyatakan Jakarta tak boleh menjadi tak nyaman hanya karena persaingan di Pilgub DKI 2017. Perbedaan di Pilgub DKI adalah bak pelangi yang indah. Satu hal yang penting dalam sahut-sahutan adu yel ini adalah semuanya bisa menjaga kondisi.
"Selamat berkampanye damai dan berintegritas!" tandasnya.
Wakalpolda Metro Jaya Brigjen Suntana memberikan sambutan di Deklarasi Kampanye Damai Pilgub DKI. Di awal sambutannya dia berinteraksi dengan para pendukung ketiga cagub-cawagub yang hadir di lokasi deklarasi.
Foto: Haris Fadhil/detikcom |
"Mau DKI tetap aman? Mau tetap aman?" tanya Suntana kepada para peserta deklarasi dan pendukung ketiga cagub-cawagub di Monas, Jl Medan Merdeka, Sabtu (29/10/2016).
"Mauuuu," jawab para pendukung paslon.
Para pendukung pun mendadak beradu yel-yel lagi dan saling sahut menyahut.
"Nomer satu! Nomer satu! Agus! Agus!" kata pendukung Agus-Sylvi.
Tak mau kalah pendukung yang lain pun ikut berseru.
"Ahok! Ahok! Ahok!" kata pendukung Ahok-Djarot.
Suntana memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi politik di lapangan selama 3 bulan masa kampanye. Dia juga berharap warga Jakarta bisa memilih dan mendukung dengan cerdas.
"107 hari ke depan kami sangat yakin dengan kecerdasan politik semua timses dan pendukung bisa melaksanakan aspek demokrasi dan politik yang cerdas," kata Suntana.
Diakhir sambutan, Suntana mengucapkan selamat kepada ketiga calon cagub cawagub DKI.
"Selamat kepada para calon, salam netralitas dalam sambutan Plt Gubernur itu yang jadi utama agar bisa terwujud pemilu damai dan demokratis," tutupnya.
Halaman 2 dari 2












































Foto: Haris Fadhil/detikcom