"Pak Dirman itu sosok pemimpin yang komplit. Dia berlatar belakang pendidik, kemudian ikut berjuang mengangkat senjata dan menjadi bapak tentara," kata Anies seusai seusai nyekar di makam Pangsar Jenderal Sudiriman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta, Kamis (27/10/2016).
"Kalau dipikir-pikir profesinya apa kan dulu. Dia seorang guru tapi seorang yang penuh sopan santun, berani, tegas dan punya heroisme tinggi. Beliau ngak pernah bentak-bentak orang, tidak pernah merendahkan orang, dan menghargai semua orang," papar cagub DKI Jakarta ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau itu figur seorang pendidik yang menjadi panglima tentara, bisa menghormati dan bersikap tegas," katanya.
Anies kemudian mengutip ucapan Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta. "Memimpin adalah mendidik dan mendidik adalah memimpin. Ini penting," pungkas Anies. (bgs/imk)











































