Plt Gubernur Aceh, Gorontalo dan Bangka Belitung Resmi Dilantik

Plt Gubernur Aceh, Gorontalo dan Bangka Belitung Resmi Dilantik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 27 Okt 2016 16:06 WIB
Plt Gubernur Aceh, Gorontalo dan Bangka Belitung Resmi Dilantik
Foto: pelantikan 3 pelaksana tugas (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Setelah melantik Plt Gubernur Jakarta dan Banten pada Rabu (26/10) kemarin, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo hari ini menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) untuk Gubernur Aceh, Gorontalo dan Bangka Belitung.

Peresmian tiga Plt itu digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jl. Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (27/10/2016). Plt Gubernur Bangka Belitung dijabat Yuswandi, Plt Gubernur Aceh dijabat Sudarmo, dan Plt Gubernur Gorontalo dijabat Judan Zudan Arif Fakrulloh.

Mereka menggantikan Rustam Effendi sebagai Gubernur Bangka Belitung, Zaini abdullah sebagai Gubernur Aceh dan Rusli Habibie, sebagai Gubernur Gorontalo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sambutannya, Tjahjo mengingatkan agar Plt bersinergi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Tjahjo juga meminta agar Plt bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil.

"Tugas Plt kalau berkunjung ke daerah ajak Kapolda, ajak panglima Kodam atau komandan korem, ajak Kejagung, ajak pimpinan DPRD. Bahwa pemerintah daerah itu satu. Bahwa pemerintah harus menjaga demokratisasi, menjadikan daerah aman, menjaga program-program yang sudah direncanakan oleh gubernur Aceh, Gorontalo, atau Bangka Beliung," kata Tjahjo.

"Menurut agama saya. Setiap kamu adalah pemimpin,dan setiap pemimpin kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Apa yang bapak (Plt) perbuat harus bisa dipetanggungjawabkan," kata Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo juga berpesan agar mendorong Pilkada 2017 berjalan lancar dan tertib. Sebagaimana diketahui, dalam Pilkada serentak 2017, terdapat 44 kepala daerah dari 101 daerah yang maju kembali dalam pilkada. Hal ini menjadi kerawanan sendiri saat pilkada.

"Deteksi dini itu segera dipersiapkan. Mencermati area rawan yang dibuat Bawaslu, Kemendagri, BIN, kepolisian, atau TNI," kata Tjahjo. (miq/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads