"Itu program bagus yang dirintis Pak Ahok. Saya siap menjalani program tadi, pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB," kata Soni dalam pengarahan kepada SKPD di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (27/10/2016).
Bahkan dia siap melayani aduan dari pukul 06.00 WIB pagi bila masyarakat menghendaki. "Tapi kalau seperti itu, kapan saya kerja?" ujarnya setengah berkelakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jam malam tinggal di Otda (Otonomi Daerah), saya buat loket Ditjen Otda pukul 19.00 WIB malam. Saya prioritaskan pekerjaan di DKI," kata Soni.
Selain itu, dirinya akan menjalankan pekerjaan dengan prinsip transparansi. Komunikasi terbuka lewat grup WhatsApp Messenger adalah wujud keterbukaan itu. Secara umum, komunikasi dengan Soni selaku Plt tidak perlu diikuti rasa segan berlebihan.
"Apakah harus ngesot munduk-munduk (merunduk) ke saya? Tentu tidak," kata alumni Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM ini.
Ahok lantas mengajak Soni untuk berjalan-jalan ke ruang Jakarta Smart City. Dia diperlihatkan teknologi yang memantau Jakarta di ruangan ini. Saat mengunjungi Smart City, sedang ada kunjungan dari Korea Management Association Consulting (KMAC) di lokasi.
Soni ingin mewujudkan tiga sukses, yakni sukses dalam urusan pemerintahan, sukses dalam hal penyelenggaraan Pilgub DKI 2017, dan sukses dalam mewujudkan Perda APBD DKI 2017.
(dnu/aan)










































