Dulu Mega, Kini JK yang Beri Pesan 'Jangan Banyak Ngomong' ke Ahok

Panasnya Pilgub DKI

Dulu Mega, Kini JK yang Beri Pesan 'Jangan Banyak Ngomong' ke Ahok

Niken Purnamasari - detikNews
Rabu, 26 Okt 2016 17:26 WIB
Dulu Mega, Kini JK yang Beri Pesan Jangan Banyak Ngomong ke Ahok
Foto: Ilustrator Edi Wahyono
Jakarta - Sebelum menjalani cuti kampanye, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diberi pesan untuk tidak banyak bicara oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pesan itu sama dengan yang pernah didapat Ahok dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ahok menemui JK di Istana Wakil Presiden usai menghadiri serah terima jabatan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur di Kementerian Dalam Negeri. Ia menuju Istana sekitar pukul 14.50 WIB.

Saat bertemu JK, Ahok mengungkapkan dirinya dititipkan pesan agar irit bicara selama masa kampanye nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasalah sampaikan (kalau saya) mau cuti. Pesannya sama lagi, jangan banyak omong," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Sikap irit bicara sebenarnya sudah dijalankan Ahok sejak beberapa saat lalu. Tepatnya setelah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melarang Ahok untuk melayani pertanyaan wartawan soal Pilgub.

"Pak Ahok, kalau ada doorstop, enggak usah ngomong. Karena itu pasti titipan dari wartawan-wartawan yang ada. Nanti dimasukannya yang negatif terus," kata Megawati kepada Ahok, di pendopo Kantor Bupati Blitar, Jawa Timur, Senin (10/10/2016).

Sejak saat itu, Ahok beberapa kali memberi kesempatan bicara ke pasangannya di Pilgub DKI 2017, Djarot Saiful Hidayat. Yang terakhir, Ahok memberikan panggung ke Djarot untuk berpidato usai pengundian nomor urut.



(imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads