72 Jaringan Narkoba Internasional Beroperasi di RI, Lapas Jadi Home Base

ADVERTISEMENT

72 Jaringan Narkoba Internasional Beroperasi di RI, Lapas Jadi Home Base

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 26 Okt 2016 14:29 WIB
Komjen Buwas/ Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN), memetakan jaringan-jaringan narkoba yang ada di Indonesia. Kepala BNN Komjen Budi Waseso, mengatakan ada 72 jaringan narkoba yang beroperasi di Indonesia dan menjadikan penjara sebagai home base bisnisnya.

"Ada 72 jaringan internasional yang beroperasi di negara kita dan 48 dari ini memanfaatkan 22 lapas di Indonesia," ujar Komjen Budi, usai diskusi 2 tahun Jokowi-JK di Bina Graha, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Buwas mengatakan hal tersebut bukan tanpa sebab, hal itu terbukti dari kasus-kasus yang diungkap BNN. Rata-rata para sindikat membuat perusahaan untuk kamuflase transaksi narkoba.

"Kita masih telisik masalah TPPU-nya, dan uang yang mereka hasilkan di negara kita ini ditransfer ke luar negeri dan melibatkan dua oknum dari kita yang telah saya laporkan kepada Pak Presiden," ucapnya.

Untuk mencegah aksi-aksi seperti ini, Buwas mengatakan BNN akan koordinasi dengan PPATK dan kepolisian. Dia juga mengatakan sudah mengantongi siapa saja bos-bos jaringan narkoba yang ada di Indonesia.

"Rata-rata pengungkapan narkoba itu perlu satu bulan. Rata-rata untuk BNN pusat itu tiap bulan kita bisa sita 100 kg sabu, 600 ribu butir ekstasi dan 4 ton ganja jadi Jaringan ini makin banyak terungkap karena kita makin aktif libatkan banyak instansi," ucap Buwas.



(rvk/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT