Kofi Annan: Sri Paus Adalah Sosok Pejuang Kebenaran
Minggu, 03 Apr 2005 05:43 WIB
Jakarta -
Sekjen PBB Kofi Annan menyatakan duka cita dan kesedihan yang sangat mendalam atas meninggalnya Paus Yohanes Paulus II. Sri Paus menurutnya adalah sosok pejuang kebenaran.Menurut kantor berita AFP, kabar duka ini disampaikan Kofi sesaat setelah Vatikan mengumumkan kepergian Paus Yohanes Paulus II, Minggu (3/4/2005). "Sri Paus sebagai seorang pejuang perdamaian tidak pernah mengenal lelah. Saya merasakan kesedihan yang sangat mendalam atas wafatnya Sri Paus," ungkap Annan. Sri Paus menurut Annan adalah selain sebagai seorang pembela kebenaran yang tidak kenal lelah, sosoknya dikenal sebagai pemimpin spiritual gereja katolik yang sangat kritis dan vokal."Sri Paus selain sebagai tokoh yang dapat menjembatani dialog antar umat beragama ternyata cukup sering melontarkan kritik atas keberadaan dan fungsi gereja. Paus juga menjadi sosok yang cukup sering mengkritik kinerja saya," demkian Sekjen PBB Kofi Annan.Vatikan secara resmi telah mengumumkan, Paus Yohanes Paulus II menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (2/4/2005) pukul 21.37 waktu setempat atau Minggu (3/4/2005) pukul 02.37 WIB. Pria yang terlahir dengan nama Karol Jozef Wojtyla itu wafat pada usia 84 tahun. Sri Paus telah berjuang melawan penyakit Parkinson sejak Januari 2001. Wojtyla diangkat menjadi Paus Yohanes Paulus II pada 1978 saat usianya baru menginjak 58 tahun.
(ism/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































