"Kalau kami sih baru dua hari belakangan tahu. Kalau saya dari Ibu Menteri saya, bahwa beliau mengusulkan saya dan karena itu harus siap-siap dan belajar lah tentang tugas-tugas yang akan diberikan," kata Kiagus di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).
Dia kemudian baru dihubungi oleh Mensesneg Pratikno Selasa (25/10) kemarin. Kiagus berjanji akan memperkuat kelembagaan PPATK dengan pengalamannya di Kemenkeu dan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kiagus benar-benar ingin menjadikan PPATK sebagai intelijen keuangan, sehingga bisa menelusuri aliran dana yang mencurigakan.
"Juga dapat berkolaborasi dalam arti positif dengan tetap memperhatikan tugas pokok fungsi serta independensi masing-masing bersama BI, OJK, dan Kemenkeu. Ini harus dikuatkan, selain memcegah tindak pidana pencucian uang dan pembiayaan terorisme," pungkas Kiagus.
(bpn/miq)











































