"Masuk DPO sudah berdasarkan hasil pengembangan penyidikan kasus lama. Kemudian memunculkan nama yang bersangkutan yang selama ini sudah dijadikan DPO sekitar 3 tahun," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (25/10/2016).
Baca juga: Tangkap Buronan Teroris Sabarno di Magetan, Polri: Dia Divisi Pengamanan JI
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama menjadi 3 tahun menjadi DPO, Gatot sudah berpindah-pindah ke beberapa tempat. Pernah di Jakarta hinga beberapa daerah di Jawa dan Sumatera.
"Dia pindah pindah, mobile. Selama ini kan kalau wilayah tugas tim kita terbagi. Ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah Jawa Barat, Jakarta, Sumatera. Masing-masing daerah pemantauan penyelidikan terhadap DPO yang belum tertangkap," kata Boy.
Hingga hari ini polisi masih melakukan pemeriksaan ke mana saja suplai logistik tersebut. "Pertama dulu itu yang sudah bersama dia Suyata alias Jimi alias Salim. Ini rangkaian kelompok dari pimpinannya Bravo alias Karto. Sudah disidang duluan karena sudah beberapa bulan lalu tertangkap," ujar Boy. (rni/miq)











































