Dapat Nomor Urut 3, Anies-Sandi: Kita Tetap Salam Bersama

Dapat Nomor Urut 3, Anies-Sandi: Kita Tetap Salam Bersama

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 25 Okt 2016 22:36 WIB
Dapat Nomor Urut 3, Anies-Sandi: Kita Tetap Salam Bersama
Foto: Pengambilan nomor urut (Ari Saputra/detikfoto)
Jakarta - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapatkan nomor urut 3. Cagub Anies mengatakan, tidak masalah dengan nomor tersebut.

"Nomor berapa pun Insya Allah berikan berkah buat kita. Salam kita tetap salam bersama," ujar Anies saat sambutan di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016).

Anies kemudian mengatakan bahwa momen Pilkada DKI Jakarta ini bukanlah ajang persaingan antar pasangan calon. Tapi menurutnya hal ini adalah ajang bagi seluruh warga Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, Jakarta ialah kota yang memiliki sejarah panjang. Sejarah Jakarta tidak terlepas dari perjalanan Bangsa Indonesia.

"Pilkada ini tentang rakyat Jakarta, masa depan Jakarta. Dan Jakarta bukan kota yang baru dibangun. Bukan tanah kosong yang dibangun dengan bentangan beton-beton. Kota ini sudah hidup lama dengan sejarah yang luar bisa," ucap Anies.

"Di Jakarta lah, simpul pertama persatuan nasional diikat. Sumpah pemuda, proklamasi dikumandangkan dari Jakarta. Jakarta adalah milik Indonesia, Jakarta ialah ibu kota Indonesia. Kami datang ke sini untuk hadirkan harapan, membuat kota ini maju bersama. Kita ingin maju kotanya, bahagia orangnya," tambah mantan Mendikbud ini.

Sejarah panjang itu, menurutnya, harus dilanjutkan sebagai bagian perjalanan pembangunan Jakarta. Satu yang ia ingatkan pula ialah keberagaman yang menjadi ciri Bangsa Indonesia dan Jakarta.

"Mari kita jaga kebhinnekaan yang simpulnya dari tanah ini. Mari kita bahagiakan warganya. Dan kita lakukan ini dengan salam Jakarta, salam bersama. Cerita panjang Jakarta harus jadi budaya kita saat ini. Jakarta harus kembali meneruskan catatan sejarah panjangnya jadi kota terdepan di Indonesia," tutur Anies.

Di lokasi yang sama, cawagub Sandiaga Uno pun menyatakan bahwa pilkada bukan merupakan ajang pecah belah. Menurutnya, salam bersama merupakan sarana yang tepat untuk menyampaikan pesan dan ajakan untuk menjalankan pilkada dengan damai.

"Pilkada bukan tempat bertarung untuk pecah belah. Pilkada kesempatan untuk maju bersama. Karena itu salam kami ialah salam bersama," kata Sandiaga.

"Mengangkat tangan setinggi bahu, sampaikan salam bersama. Maka kami ajak warga untuk menyambut dengan salam lima jari, lalu mengucap, maju bersama!" tambahnya yang langsung disambut riuh pendukung.

Sandi melanjutkan, kemajuan Jakarta dapat dilakukan dengan melakukan kerja bersama. Terkait nomor urut 3 yang didapatkannya, Sandi memaknai nomor tersebut sebagai waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan di Jakarta.

"Angka 3 ini memiliki makna spesial. Warga Jakarta cuma butuh 3 detik untuk memilih kami. 3 detik, kita akan maju bersama. 5 tahun kita maju bersama," kata Sandi.

(jbr/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads