Lalu, mengapa hasil TPF Munir tidak diumumkan?
"Masih projusticia kan. Jadi dalam temuan TPF ada beberapa tersangka terdakwa yang diduga, tentu tak bisa diumumkan, nanti lari malingnya," kata Marsudhi saat ditemui usai jumpa pers Presiden SBY di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas tiga rekomendasi, ada bentuk TPF baru (salah satunya). Ada tiga," kataya.
Saat ini beredar dokumen yang mengatakan hasil TPF Munir. Namun Marsudhi tidak bisa memastikan keabsahan dokumen tersebut.
"Dari mana sumbernya saya enggak tahu. Yang jelas yang dipegang SBY itu benar. Yang beredar di publik saya khawatir sudah ada penyuntingan. Yang dipegang SBY ini benar, bisa dibandingkan di website (KontraS)," kata Marsudhi.
"Yang namanya penyidikan enggak seperti bangun rumah kan, tentu dia boleh proses, apalagi ini pembunuhan yang terstruktur, terorganisir dengan baik. Dan waktu tenggangnya lama. Coba terbunuhnya kapan? Penyidikan kapan? Terbentuknya TPF kapan? Kan lama. Sempat yang terkait hilangkan dokumen, ada waktu," tambah Marsudhi.
(jor/rvk)











































