Ini Alasan SBY Tak Buka ke Publik Hasil Temuan TPF Munir Dulu

Ini Alasan SBY Tak Buka ke Publik Hasil Temuan TPF Munir Dulu

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 25 Okt 2016 15:32 WIB
Ini Alasan SBY Tak Buka ke Publik Hasil Temuan TPF Munir Dulu
SBY (Foto: Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktiivis HAM Munir saat itu tidak dibuka ke publik. Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan alasan tidak membuka hasil temuan tersebut.

"Jika dulu pemerintahan Presiden SBY belum membuka ke publik karena masih diberlakukan sebagai pro justicia guna kepentingan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan. Kepentingan tersebut kini sudah tidak ada lagi," ujar mantan Mensesneg Sudi Silalahi dalam jumpa pers di Cikeas, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

Jumpa pers ini dihadiri SBY, mantan Ka BIN Syamsir Siregar, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Suyanto, mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri.

Sudi mengatakan, temuan TPF telah ditindaklanjuti selama tim itu bekerja atau pun setelah menyelesaikan tugasnya. Bareskrim Polri mendapatkan ruang dan wewenang untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada siapapun di dalam atau di luar negeri.

Pemerintahan SBY, lanjut Sudi, juga tidak pernah menghentikan proses penegakan hukum kasus Munir. Setelah TPF Munir tugasnya rampung, proses penegakan hukum tetap berlangsung.

"Sampai keputusan terhadap terdakwa memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht," ucap dia.

Sebelumnya, Sudi mengatakan dokumen asli TPF Munir yang diserahkan ke SBY hilang. Namun salinan dokumen tersebut masih ada dan tidak beda dengan aslinya. Dokumen salinan itu akan diserahkan ke Presiden Jokowi.

(nwy/Hbb)


Berita Terkait