Pasangan Rano-Mulya Minta Simpatisan Agar Tidak Melayani Ajakan Berkelahi

Pasangan Rano-Mulya Minta Simpatisan Agar Tidak Melayani Ajakan Berkelahi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 25 Okt 2016 14:39 WIB
Pasangan Rano-Mulya Minta Simpatisan Agar Tidak Melayani Ajakan Berkelahi
Foto: Bahtiar Rifa'i
Jakarta - Suasana Pilkada Banten semakin panas menjelang pengundian nomor urut yang akan dilakukan oleh KPU Banten di Hotel Marbela, Jl Raya Anyer-Cilegon. Yel-yel antara pendukung saling bersahutan satu sama lain begitu pasangan calon datang ke lokasi pengundian.

Ketua Tim Pemenangan internal PDIP TB Hasanuddin mengatakan kepada relawan dan simpatisan parpol agar tidak terpancing ajakan berkelahi atau melayani teriakan.

"Kemenangan bukan hari ini, akan terlihat pada tanggal 15 Februari. Kalau ada yang ngajak berkelahi, jangan dilayani, teriak pun jangan dilayani," ujar TB Hasanuddin di depan para pengurus dan simpatisan di Ball Room Hotel Marbela, Anyer, Selasa (25/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut TB Hasanuddin, dirinya mengaku mendapatkan data intelejen di luar terkait adanya potensi kerusuhan menjelang Pilkada Banten 2017.

"Sehingga mohon dengan hormat agar tidak terpancing, biasa saja. Pakai ilmu padi, makin terisi, makin merunduk," ujar TB Hasanuddin.

Dalam kesempatan yang sama, calon gubernur Banten Rano Karno juga mengimbau agar pendukungnya tidak terpancing provokasi. Ia mengimbau agar tidak ada teriakan yang saling membalas antar pendukung.

"Saya masih separuh gubernur, kita ingin damai dan tidak ada huru-hara, tidak ada teriakan-teriakan, karena kita dianggap provinsi rawan, kita ingin membuktikan semua baik," ujar Rano.

Terkait pengundian nomor urut, pasangan Rano-Mulya mengaku tidak terlalu memikirkan nomor urut yang akan didapatnya nanti.

"Hari ini memilih nomor, bagi kami tidak terlalu opening asal jangan nomor 3," ujar Rano. (bri/bag)


Berita Terkait