Sekjen PPP kubu Romi Arsul Sani menilai apa yang dilakukan Djan dan kawan-kawan hanya aspirasi pribadi.
"Sudah seharusnya. Saya kan sudah bolak-balik bicara Itu kan aspirasi pribadi. Saya kira sudah ditegaskan oleh keputusan KPUD kemarin," kata Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PPP kubu Djan melancarkan manuver dengan mendukung Ahok-Djarot di Pilgub DKI. Namun loyalis Djan, Abraham 'Lulung' Lunggana enggan mengikuti putusan itu dan memilih mendekatkan diri kepada Agus-Sylvi bahkan sempat mendatangi salah satu kegiatan pasangan tersebut.
Bahkan Sekjen kubu mereka, Dimyati Natakusumah juga diangkat jadi Juru Bicara Tim Ahok-Djarot.
"Instruksi bersifat wajib untuk mendukung Ahok-Djarot. Apabila tidak dilaksanakan sanksi akan diberikan. Termasuk Pak Haji Lulung jika melanggar karena dia adalah Ketua DPW. Berlaku untuk semua," tukas Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah, Selasa (18/10). (wsn/imk)











































