Agus-Sylvi Sah Jadi Calon, PPP: Dukungan Djan ke Ahok Aspirasi Pribadi

Panasnya Pilgub DKI

Agus-Sylvi Sah Jadi Calon, PPP: Dukungan Djan ke Ahok Aspirasi Pribadi

Wisnu Prasetiyo Adi Putra - detikNews
Selasa, 25 Okt 2016 11:29 WIB
Agus-Sylvi Sah Jadi Calon, PPP: Dukungan Djan ke Ahok Aspirasi Pribadi
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Manuver PPP kubu Djan Faridz untuk mendapat pengakuan dari KPUD DKI soal pencalonan mereka terhadap Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat gagal. PPP kubu Romahurmuziy (Romi) merasa tidak kaget dengan keputusan KPUD DKI itu.

Sekjen PPP kubu Romi Arsul Sani menilai apa yang dilakukan Djan dan kawan-kawan hanya aspirasi pribadi.

"Sudah seharusnya. Saya kan sudah bolak-balik bicara Itu kan aspirasi pribadi. Saya kira sudah ditegaskan oleh keputusan KPUD kemarin," kata Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun orang orang dari Djan pada datang ke penetapan calon tentu tidak mempengaruhi keabsahan baik secara legal maupun aspek lainnya. Keabsahan untuk pencalonan Agus-Sylvi juga tak bisa diganggu gugat. Itu kan aspirasi pribadi saja," imbuhnya.

Sebelumnya, PPP kubu Djan melancarkan manuver dengan mendukung Ahok-Djarot di Pilgub DKI. Namun loyalis Djan, Abraham 'Lulung' Lunggana enggan mengikuti putusan itu dan memilih mendekatkan diri kepada Agus-Sylvi bahkan sempat mendatangi salah satu kegiatan pasangan tersebut.

Bahkan Sekjen kubu mereka, Dimyati Natakusumah juga diangkat jadi Juru Bicara Tim Ahok-Djarot.

"Instruksi bersifat wajib untuk mendukung Ahok-Djarot. Apabila tidak dilaksanakan sanksi akan diberikan. Termasuk Pak Haji Lulung jika melanggar karena dia adalah Ketua DPW. Berlaku untuk semua," tukas Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah, Selasa (18/10). (wsn/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads