ADVERTISEMENT

Barista dan Suami Mirna Bantah Tudingan Pihak Jessica Soal Uang Rp 140 Juta

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 24 Okt 2016 20:15 WIB
Jumpa pers keluarga Wayan Mirna Salihin, Senin (24/10/2016). Foto: Gibran Maulana Ibrahim-detikcom
Jakarta - Barista Kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra muncul bersama keluarga Wayan Mirna Salihin. Bersama suami Mirna, Arief Soemarko, Rangga membantah adanya pemberian bungkusan sebagaimana dugaan Amir Papalia.

"Saya menyatakan sebelumnya, saya belum pernah kenal sama Mas Arief dan belum pernah mengenal Almarhumah Mirna Salihin," kata Rangga dalam jumpa pers keluarga Mirna di Locanda Italian Restaurant, Panin Center Building, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Hal yang sama disampaikan Arief. Dia mengaku tidak pernah bertemu Rangga sebelum kejadian tewasnya Mirna pada 6 Januari usai meminum es kopi Vietnam yang lebih dulu dipesan Jessica Kumala Wongso.

"Saya tidak mengenal Rangga sebelumnya dan saya tidak mengunjungi kafe itu (Olivier) sampai setelah istri saya meninggal. Saya datang ke kafe pada saat setelah istri saya meninggal. Saya akan segera melapor polisi terkait Pak Amir," sambungnya.

Jumpa pers ini dihadiri ayah Mirna, Darmawan Salihin, suami Mirna, Arief Soemarko, saudara Mirna Sandy Salihin, tante Mirna Roosniati, Manajer Olivier Devi Siagian dan pengacara keluarga Mirna Dodi S Abdulkadir.

Sebelumnya Amir Papalia, saksi 'kunci' yang disebut Jessica dalam dupliknya, sudah meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Amir dalam duplik yang dibacakan Jessica di persidangan disebut melihat suami Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko memberikan bungkusan untuk barista Rangga sebelum kejadian Mirna tewas.

(Baca juga: Cerita Saksi Soal Pertemuan Suami Mirna dengan Rangga dan Misteri 'Bungkusan')

"Tanggal 5 (Januari 2016), saya melihat (orang mirip Arief dan Rangga) pukul 03.50 WIB di depan Sarinah. Saya melihat seperti mereka (mirip Arief dan mirip Rangga)," kata Amir saat meminta perlindungan di kantor LPSK di Jalan Raya Bogor, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (21/10)

Namun, Amir tidak yakin orang yang dimaksudnya tersebut Arief dan Rangga yang sesungguhnya. "Itu kan saya hanya melihat kemiripan dengan si Arief. Saya tidak bisa yakin seperti itu karena saya belum bertemu Rangga. Di mana Rangga saat itu. Apakah dia ada di Olivier atau tidak," ujar dia.

Sementara itu manajer Olivier, Devi menyebut Amir Papalia pernah datang ke kafenya sebulan usai kejadian tewasnya Mirna. Saat itu Amir menurut Devi meminta bertemu Rangga.

"Dia (Amir) mengaku (dari) media, dia bilang dia tahu kalau dia punya bukti kalau Rangga yang meracuni Mirna. Saya bilang silakan ke Polda jangan ke sini. Dia malah ingin tanya berapa hal sama Rangga, (seperti) pada tanggal 5 Januari Rangga ngapain? dan punya baju kotak-kotak apa tidak? Dia bilang dia lihat di lobi GI. Saya bilang ayo liat CCTV GI tapi dia berkelit," papar Devi.

Selain itu Amir menurut Devi juga menyebut uang Rp 140 juta yang ditransfer ke Rangga. Namun hal ini ditegaskan Devi tidak terbukti.

"Saya suruh orang saya cek dan tidak ada. Terus dia bilang di plastik hitam. Kalau dari plastik hitam dari mana dia tahu kalau itu 140 juta?" ujar Devi.

Jessica akan menghadapi sidang vonis pada hari Kamis (27/10). Jessica sebelumnya dituntut 20 tahun penjara karena diyakini terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Mirna. (fdn/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT