"Begini ya teman-teman. Bahwa itu saya lakukan secara spontan tapi kegiatan itu sering saya lakukan ketika saya memimpin prajurit. Itu adalah kegiatan kebersamaan, menghilangkan sekat dan menghilangkan keyakinan bahwa ada jarak antara pemimpin dan yang dipimpinnya termasuk masyarakatnya,"
Hal itu disampaikan Agus usai rapat Pleno terbuka penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur di Balai Sudirman, Tebet, Jaksel, Senin (24/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dapat 'terjun bebas' ke hadapan para pendukung membutuhkan rasa percaya. Dan rasa percaya itu tumbuh berkat adanya saling empati antara kedua belah pihak.
"Itu butuh trust, kita percaya pada mereka yang di bawah dan mereka percaya pada kita yang melompat dari atas. Artinya kita tidak mungkin kita landing dengan selamat," kata Agus.
"Dan itu pentingnya saling mendengar dengan basis empati dan pada akhirnya rasa percaya dibangun dengan komunikasi yang baik dan tentu itu menjadi modal penting dalam membangun Jakarta," ucap Agus.
.
(rii/imk)










































