Jelang Penetapan Cagub DKI, Timses Ahok Djarot Gelar Selamatan

Jelang Penetapan Cagub DKI, Timses Ahok Djarot Gelar Selamatan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 24 Okt 2016 15:43 WIB
Jelang Penetapan Cagub DKI, Timses Ahok Djarot Gelar Selamatan
Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom
Jakarta - Jelang penetapan Cagub-Cawagub DKI untuk Pilgub 2017, Timses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menggelar selamatan dan doa bersama.

"Ini bagian dari momentum yang sangat penting bagi perjalanan cagub dan cawagub di DKI Jakarta. Timses Ahok-Djarot melalui posko ini mengajak kakak, ibu, bapak untuk ikut mendoakan pasangan yang kita usung sebelum penetapan pasangan calon nanti," ujar Dewan Pengarah relawan Timses Basuki-Djarot (Badja) di Posko Badja, Jalan Borobudur nomor 18, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Dalam acara relawan ini, hadir pula sejumlah tokoh politik maupun artis Ibu Kota meramaikan doa bersama ini. Tampak pula Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot yakni Prasetio Edi Marsudi, Sekretaris Tim Pemenangan Ace Hasan Syadzily, Ruhut Sitompul, Hamka Haq, dan Donny Tjahja Rimbawan. Titi Rajo Bintang hadir sebagai salah satu artis yang ikut mendukung pasangan petahana ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artis Titi Rajo BintangFoto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom
Artis Titi Rajo Bintang


Prsetio Edi menguraikan dengan adanya doa bersama ini diharapkan pengambilan nomor pada Selasa 25 (10/urut) menjadi lancar. Berapapun nomor urut yang didapatkan tidak dipermasalahkannya.

"Kita berdoa bersama-sama. Yaitu mendengarkan apa yang akan dibacakan KPUD .Kami dalam tim pemenangan mudah-mudahan Ahok-Djarot bisa lolos verifikasi. Kemudian nanti tanggal 25 mengambil nomor urut. Apapun nomernya mudah-mudahan yang terbaik bagi DKI Jakarta," ujarnya.

Sedianya Ahok juga akan hadir dalam agenda kali ini. Namun karena memenuhi panggilan Bareskrim, dirinya urung datang.

"Karena ranggal 28 besok cuti. Beliau sebagai warga negara taat hukum, untuk memenuhi panggilan Bareskrim. Pak Basuki tidak jadi ke sini," tambah Prasetio.

Sementara itu, sekretaris Timses Ace Hasan Syadzily menegaskan optimismenya dalam pemilu mendatang. Hal ini dikarenakan pasangan Ahok-Djarot didukung oleh empat partai yang cukup solid.

"Pemilih Ahok-Djarot sudah kuat. Tinggal bagaimana kita menjaga konstituensi, kita tahu Ahok-Djarot didukung 4 partai. Kalau dalam suara kursi kita sudah lebih 50%. Kalau partai konsisten, kita yakin bisa menang," klaim Ace.

Strategi yang akan dilakukan oleh Timses adalah dengan menjaga pendukung partai untuk dialihkan mendukung pasangan mereka. Pemilih pemula juga akan menjadi sasaran serius bagi Timses Ahok-Djarot.

"Tetu yang paling penting bagi kita adalah orang yang memiliki konstituensi terhadap partai politik. Itu dulu yang kita sasar. Dukungan mereka kita dorong untuk mendukung pasangan kami. Selain itu, tentu pemilih pemula yang merasakan pembangunan di Jakarta," pungkasnya. (dnu/dnu)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini